Langsung ke konten utama

Perjalanan ke Bali 2

Sarah 
Yoga

Hai,.. ini saya lanjutkan ya cerita lanjutan dari post saya sebelumnya. Oke Perjalan ke bali menggunakan jalur kereta merupakan pengalaman yang luar biasa bagiku. Dari malang ku melanjutkan lagi menaiki kereta menuju stasiun banyuwangi baru (sekitar 50 ribuan ongkosnya). Sesampai d stasiun banyuwangi baru, kami berjalan menuju pelabuhan ketapang. Jarak dari stasiun menuju pelabuhan ketapang tidaklah begitu jauh. Tidak lebih dari 10 menit kami berjalan, sudah terpampang dengan indahnya plang bertuliskan pelabuhan ketapang.

Oke selanjutnya kami menyebrang menggunakan kapal menuju Bali



Dewa
Taraaaaaaaa......................, Sampai lah kami di Bali.

Tampaknya cukup membosankan ya kalo saya menjelaskan perjalanan kami dengan menggunakan kata kata terlalu resmi macam nyusun thesis.

Lebih seru tampaknya klo saya jelaskan dengan menggunakan Puisi

Sarah mancing keributan
Partner in crime..
Perjalan ke Bali.... disini lah kami berhenti sejenak. Berhenti sejenak untuk melepaskan rasa lelah kami. Berhenti sejenak untuk terdiam dan tersenyum memandangi indahnya kehidupan kita
Batman and Robin
Gembel di tanah lot
Hormat
Gembel lain di tanah lot
Berebut keselfian
Perjalanan kami tidak dilihat dari tujuan kami, perjalan kami ya dilihat dari bagaimana kami menempuh inchi demi inchi jalan yang kami tempuh, Tanpa melewatkan satu pun kerikil yang bergelak melalui kami

Disini kami Tersenyum, tersenyum dan berbagi rasa dengan sahabat sahabat yang slalu ada untuk kami,.. Disini kami berhenti sejenak untuk melepas semua kegelisahan dan menerbitkan senyuman kembali di wajah kita,... (Perjalanan di Bali, Tana Lot 2014)











Postingan populer dari blog ini

Main ke Dieng

Tulisan dieng hehehe Apa yang kalian pikirkan bila mendengar kata Dieng?? Dingin?? ya benar, Telaga warna?? ya itu pun benar hmmmmm....., gas beracun . yah sayangnya itu juga benar, tapi jangan takut jangan khawatir, justru inilah istimewanya Dieng. Kalau di analogikan yaa tak ada mawar yang tak berduri. " ada tuh........"  haeeee oke Sekarang ku mau cerita tentang perjalanan kami (saya dan dwi) menuju Dieng.... dug dug dug dug besssssssss........... (ceritanya ada sound effectnya :) ) Ngintip Telaga warna Perjalanan kami tidaklah mudah, Kami dari Jogja menuju Dieng menggunakan sepeda motor matic. dan si Dwiyanti kusumawardaniiih ( nama sengaja disamarkan)  itu dengan menyebalkannya membawa barang yang super duper banyak...

Perjalanan Ke Solo lalu Sangiran

Kita di ring of firee... Nenek moyang ku dan kini aku Hmmm bagaimana pak tesis saya,...  With lucy Neng Setasiun balapan kuto solo jadi kenangaaan kowe karo akuuuuu uuuuu janjimuuuuu ... udah lupa ahahaha Kayaknya foto fotoku dah g masuk solo deh, hmmm.,,, lebih tepatnya ku lagi poto2 di museum sangiran. Di museum museum ini banyak terdapat koleksi koleksi lucuuu..., ada si lucy ada gimana cara para arkeolog ngegali fosil fosil, ada banyak deh Jujur si ku dari dulu memang susah sekali belajar tenang sejarah, Jadi jangan terlalu heran kalo ku g begitu hapal ini fosil apa lah ini tulang apa lah. dah cukup segitu aja Oia, Foto ini di ambil oleh Asti 2014, thx yaaa

Puncak Prau Dieng bag 1

Pemandangan dekat Pos 2 Jalur Patak Banteng Prau Dieng Beberapa hari yang lalu saya mendapat kesempatan untuk mencoba mendaki gunung bersama ke empat teman saya yang keren gila hahaha... Pendakian Puncak Prau Dieng Pendakian pertama saya di awal bulan Juni. Ada dua jalur yang biasa di gunakan untuk para pendaki untuk mencapai puncak prau, salah satunya adalah jalur pendakian patak banteng. Oke dari Jogja saya bersama temen2 naik travel ke wonosobo dgn ongkos sekitar 50rb ato berapa gtu, udah rada lupa. maklum lah suda tua. Sesampai di Wonosobo kami naik bus kecil kearah Dieng, ongkosnya 10rb, tapi kadang kadang kalo kita clingak clinguk kayak org ilang kita bakal dikasi tarip 15rb, jadi yaaaa usahakan kalo klian udah sering bolak balik dieng dan kasi uang pas. Sebagai pendaki pemula saya pun mulai cengar cengir liat banyak pendaki pendaki keren dgn penuh keringat bawa tas gede habis turun gunung dgn kerennya. dalam hati gw bilang " gueeeeeh bakal sekeren itu nantinya h...